Armageddon, itulah yang saya ingat saat melihat
tayangan meteor jatuh di Rusia. Sebuah film tahun 1998 yang diperankan
oleh Bruce Willis. film ini mengisahkan sekumpulan tim pengebor yang
dipimpin oleh Harry Stamper. Mereka dilatih menjadi astronot untuk
ditugaskan menanam bom nuklir pada sebuah asteroid yang sedang menuju
bumi. Namun, saya tidak akan mengulas panjang lebar tentang film ini.
Jatuhnya
meteor tanggal 15 Februari yang lalu telah menghantam wilayah Rusia
dengan dahsyat. meteor ini melesat dengan kecepatan 64.373 Km/jam dan
memiliki daya ledak 500 kiloton. Sekitar 1200 orang luka-luka dan lebih
dari 3000 bangunan rusak berat akibat ledakan meteor tersebut.
Jika dalam film Armageddon
teknologi NASA terlihat sangat hebat dan canggih dalam memprediksi
pergerakan asteroid yang akan menghantam bumi, namun tidak untuk real-world.
Bahkan seorang Direktur Institut Astronomi Akademi Ilmu Pengetahuan
Rusia, Boris Shustov berkata, "Tidak ada sistem, baik Rusia maupun
Amerika, yang bisa mendeteksi objek luar angkasa, sampai benda ini
memasuki atmosfer."
Jatuhnya meteor tersebut hanyalah
sebagian kecil dari fenomena alam yang akan terjadi di masa yang telah
Allah janjikan. Ya, ini baru sedikit peringatan Allah dari tanda-tanda
terjadinya kiamat. Dalam surat Al-Infithaar ayat 1-3 Allah Swt
Berfirman, "Apabila langit terbelah, dan apabila bintang-bintang jatuh
berserakan, dan apabila lautan dijadikan meluap."
Dari
firman Allah di atas, tanda-tanda kiamat yang lainnya yaitu meluapnya
air laut. Menurut studi baru, 60 persen dari lautan meingkat lebih cepat
dari rata-rata perkiraan IPCC (Intergovernmental Panel on Climate
Change) dalam dua laporan terakhir. IPCC memperhitungkan, sejak tahun
1990 permukaan laut meningkat 2 milimeter setiap tahunnya. Namun data
satelit menunjukkan, peningkatan yang terjadi adalah 3,2 milimeter per
tahun.
Meluapnya air laut disebabkan oleh melelehnya
gunung es akibat pemanasan global. Pada bulan Juli 2012 sekumpulan
lembaran es di Greenland tiba-tiba mencair. Bahkan, pada waktu yang
sama, sebuah gunung es raksasa memisahkan diri dari gletser Petermann di
bagian utara Greenland. Saya tidak tahu apakah melelehnya gunung-gunung
es juga bagian dari tanda-tanda kiamat yang Allah sampaikan pada surat
At-Takwir ayat 3, "dan apabila gunung-gunung dihancurkan,"
Ilmu
pengetahuan telah membuktikan. Dan ini bukanlah sebuah konspirasi alam
melainkan ketetapan yang wajib kita yakini. Untung saja ramalan suku
maya yang menyebutkan kiamat akan terjadi pada tanggal 21 Desember 2012
lalu tidaklah terbukti. Jika pada hari itu Allah benar-benar
memperlihatkan terjadinya kiamat, maka itu adalah ujian terberat. Mana
yang akan kita percaya, ramalan suku Maya atau takdir Allah azza wa
jalla?
Wallahu'alam bish showab.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar