Selasa, 26 Maret 2013

Armageddon




Armageddon, itulah yang saya ingat saat melihat tayangan meteor jatuh di Rusia. Sebuah film tahun 1998 yang diperankan oleh Bruce Willis. film ini mengisahkan sekumpulan tim pengebor yang dipimpin oleh Harry Stamper. Mereka dilatih menjadi astronot untuk ditugaskan menanam bom nuklir pada sebuah asteroid yang sedang menuju bumi. Namun, saya tidak akan mengulas panjang lebar tentang film ini.

Jatuhnya meteor tanggal 15 Februari yang lalu telah menghantam wilayah Rusia dengan dahsyat. meteor ini melesat dengan kecepatan 64.373 Km/jam dan memiliki daya ledak 500 kiloton. Sekitar 1200 orang luka-luka dan lebih dari 3000 bangunan rusak berat akibat ledakan meteor tersebut.

Jika dalam film Armageddon teknologi NASA terlihat sangat hebat dan canggih dalam memprediksi pergerakan asteroid yang akan menghantam bumi, namun tidak untuk real-world. Bahkan seorang Direktur Institut Astronomi Akademi Ilmu Pengetahuan Rusia, Boris Shustov berkata, "Tidak ada sistem, baik Rusia maupun Amerika, yang bisa mendeteksi objek luar angkasa, sampai benda ini memasuki atmosfer."

Jatuhnya meteor tersebut hanyalah sebagian kecil dari fenomena alam yang akan terjadi di masa yang telah Allah janjikan. Ya, ini baru sedikit peringatan Allah dari tanda-tanda terjadinya kiamat. Dalam surat Al-Infithaar ayat 1-3 Allah Swt Berfirman, "Apabila langit terbelah, dan apabila bintang-bintang jatuh berserakan, dan apabila lautan dijadikan meluap."

Dari firman Allah di atas, tanda-tanda kiamat yang lainnya yaitu meluapnya air laut. Menurut studi baru, 60 persen dari lautan meingkat lebih cepat dari rata-rata perkiraan IPCC (Intergovernmental Panel on Climate Change) dalam dua laporan terakhir. IPCC memperhitungkan, sejak tahun 1990 permukaan laut meningkat 2 milimeter setiap tahunnya. Namun data satelit menunjukkan, peningkatan yang terjadi adalah 3,2 milimeter per tahun.

Meluapnya air laut disebabkan oleh melelehnya gunung es akibat pemanasan global. Pada bulan Juli 2012 sekumpulan lembaran es di Greenland tiba-tiba mencair. Bahkan, pada waktu yang sama, sebuah gunung es raksasa memisahkan diri dari gletser Petermann di bagian utara Greenland. Saya tidak tahu apakah melelehnya gunung-gunung es juga bagian dari tanda-tanda kiamat yang Allah sampaikan pada surat At-Takwir ayat 3, "dan apabila gunung-gunung dihancurkan,"

Ilmu pengetahuan telah membuktikan. Dan ini bukanlah sebuah konspirasi alam melainkan ketetapan yang wajib kita yakini. Untung saja ramalan suku maya yang menyebutkan kiamat akan terjadi pada tanggal 21 Desember 2012 lalu tidaklah terbukti. Jika pada hari itu Allah benar-benar memperlihatkan terjadinya kiamat, maka itu adalah ujian terberat. Mana yang akan kita percaya, ramalan suku Maya atau takdir Allah azza wa jalla?

Wallahu'alam bish showab.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar